Antusiasme Ibu-Ibu PKK Desa Beluk Kenek dalam acara Pelatihan & Demo produk Olahan Berbahan dasar asem dan singkong



Asem dan singkong merupakan dua jenis tanaman yang banyak ditemui di Indonesia, termasuk di desa Beluk Kenek, kecamatan Ambunten sumenep. Memiliki jenis tanah Aluvial dan kandungan air yang tidak banyak pada musim kemarau, membuat desa beluk kenek tidak cocok jika ditanami padi sehingga masyarakat lebih memilih menanam singkong yang tidak membutuhkan banyak air dan perawatan yang rumit serta asem yang dipercaya memiliki vitamin yang baik untuk tubuh. Selain singkong sebagai pengganti beras untuk makanan pokok, singkong juga bisa dijadikan berbagai macam olahan seperti krupuk singkong atau masyarakat beluk kenek disebut kepeng. Sedangkan asem dijual kering pada pengepul seharga Rp.6.500,-/kg. melihat potensi pasar untuk kedua tumbuhan tersebut KKN 88 melakukan inovasi dan pengembangan terhadap keduanya.





Melalui Ibu-Ibu PKK desa Beluk Kenek, KKN 88 Melakukan pelatihan dan demo produk olahan singkong dengan brand chip ichip dan Mencem untuk olahan permen asem . Acara ini tentu saja mengundang banyak keingin tahuan ibu-ibu desa beluk kenek yang tertarik untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi kreatif yang diharapkan bisa menambah penghasilan masyarakat beluk kenek. Mernurut Kepala Desa Beluk Kenek, Bapak Subahri “melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat desa beluk kenek, terutama ibu-ibu bisa secara aktif terlibat dalam kegiatan ekonomi kreatif sehingga mampu menambah pendapatan masyarakat “.




Sebelumnya produk olahan dari singkong yang disebut kepeng ini hanya dijual secara mentah dengan harga Rp.15.000 untuk 100 biji tanpa brand yang bisa membuat produk ini dikenal secara luas. Melalui pelatihan ini, kepeng dapat diolah kembali dengan diberikan beberapa rasa yang saat ini sedang hits seperti BBQ, Balado, keju dan original. Sedangkan Asem yang menjadi bahan baku permen juga memiliki ciri khas perpaduan asem dan jahe yang unik sehingga tidak meninggalkan rasa yang terlalu asem bagi penikmatnya. nilai plus dari produk kepeng yang diolah kembali ataupun asem yang di jadikan permen adalah packaging yang didesain menarik, dengan kemasan yang unik ini diharapkan mampu menempus pasar yang lebih besar, misalnya toko oleh-oleh khas sumenep atapun ritail-ritail disekitar sumenep.


EmoticonEmoticon