Perekaman E-KTP di Desa Beluk Kenek


Elektronik KTP merupakan kartu tanda penduduk yang dibuat secara elektronik yaitu baik dalam segi fisik serta kegunaannya memiliki fungsi secara komputerisasi. Di indonesia sendiri mulai diterapkan pada tahun 2009, dimana penerapan elektronik KTP secara nasional dilakukan pada bulan februari tahun 2011. Keunggulan dari elektronik KTP itu sendiri antara lain mempermudah dalam identifikasi seseorang dan tidak akan ada warga negara indonesia yang memiliki KTP ganda atau yang memiliki lebih dari satu KTP dan tidak akan ada yang melakukan pemalsuan KTP. Disamping memiliki keunggulan, lektronik KTP juga trdapat beberapa permasalahan yaitu terdapat kesalahan pada data-data penduduk.
Penerapan elektronik KTP merupakan salah satu terobosan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam membuat dan menggunakan kartu identitas yang berbasis online ditingkat  nasional. Dengan adanya elektronik KTP tidak hanya berfungsi sebagai identitas warga negara indonesia saja, melainkan juga dapat dijadikan sebagai akses kesehatan, sekolah, pemilihan umum, bisnis, perbankan dan lain sebagainya.
Sehingga Kemendagri meminta kepada Gubernur, Bupati serta pejabat yang memimpin daerah diwilayah indonesia untuk memerintahkan Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) untuk melakukan perekaman pembuatan elektronik KTP.
Dikabupaten sumenep misalnya, tepatnya di desa Beluk Kenek kecamatan Ambunten telah dilaksanakan perekaman elektronik KTP. Dimana di desa tersebut terdapat tiga dusun antara lain dusun Congkak, dusun Beta Tengah dan dusun Bulangan. Perekaman di desa Beluk Kenek dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 22 juli 2018 di Balai Desa Beluk Kenek.



Proses perekaman elektronik KTP yang dilaksanakan di setiap desa, diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk mengurus dan membuat kartu identitas pribadi. Ini merupakan upaya pemerintah pusat dalam membantu masyarakat yang belum memiliki elektronik KTP. Di desa Beluk Kenek misalnya, banyak dari kalangan pelajar yang baru menginjak usia 17 tahun yang belum memiliki elektronik KTP ikut antusias mendatangi balai desa untuk membuat elektronik KTP. Selain para pelajar, ada juga masyarakat yang lanjut usia yang datang untuk melakukan perekaman elektronik KTP.


EmoticonEmoticon